[hampa;]

Rasanya ingin memberhentikan sesuatu yang tegap pada tempatnya.
Atau berenang dalam ruang-ruang.
Mengharap terang pada celah tak sengaja.
Kita sadar, namun nyatanya kita tidak cukup berani.
Berani untuk berkata kalau hidup bukan hanya sekedar mengasihi rasa cinta,
dan mati untuknya.
Meluapkan rasa suka yang lalu menguap, hilang entah.
Karena tidak satupun raga yang menerima dalam jiwanya.
Untuk apa?
Jika masih tersisa jalan yang perlu diperbaiki,
juga mimpi yang harus terus kau susuri.
Perkara makna atau lara, biar nanti.
Urus saja diri yang tak lagi mengenal dirinya sendiri.

Komentar